rileksmedia.com
Sign Up/Login with :
Musik

David Fanreza, Menyentuh Tembang Religi!



Maraknya artis penyanyi dan grup band yang meluncurkan lagu lagu religi di bulan Ramadhan, tak membuat penyanyi dangdut inipun berdiam diri. Sepuluh tahun lebih David Fanreza malang melintang dipentas dangdut. Tiga album dangdut telah ia telurkan, seperti Seraut Wajah di Angan, Kawin muda, EGP (Emang Gue Pikirin) serta satu album melayu berjudul Hujan Tanda Tanya yang cukup sukses dipasaran, telah mengantarkan diriya sebagai artis dangdut papan atas.

"Aku sebelum nyanyi adalah qory (sebutan pembaca kitab Al Qur?an) saat sd dan smp, lalu pada tahun 98 aku mulai terjun sebagai penyanyi setelah berapa kali aku ikut festival nyanyi dangdut, seperti aku ikutan kontes menyanyikan lagu dangdut karya Imam S Arifin. Setelah itu barulah aku konsen sebagai penyanyi dangdut begitu dapat peluang untuk rekaman album Seraut Wajah di Angan di Soneta Record," jelasnya

Kini pria tampan berusia 30 tahun itu siap merilis album terbarunya yang bertemakan religi. Album berjudul ?Segumpal Daging? ini segera dirilis ke pasaran dalam waktu dekat . ?Ini adalah sebuah proyek serius bagiku, kenapa? Karena belakangan ini aku sibuk ngurusin bisnisku juga. Nah.. mengenai album religi ini, aku cukup banyak meluangkan waktu, bahkan juga gak sedikit kan mas dana yang aku keluarkan untuk pembuatan 10 video klip di album ini, serta promosinya.

Aku gaet babeh Paku ( bos Maheswara Record) sebagai label distributornya, mengingat Maheswara punya citra bagus dalam menjual produk2nya. Semua lagu dalam album Segumpal Daging ini, cukup bagus materinya mas, yah semoga saja ber,anfaat bagi banyak orang nantinya? kisahnya
David yang juga presenter disebuah stasiun tv lokal ini, akan me- louncing album religinya pada tanggal 29 juli ini di sebuah pesantren miliknya, Purworejo, Jawa Tengah. Bahkan ia pun juga meiliki beberapa panti sosial anak anak terlantar.

Lagi lagi ia tak sekedar pandai melantunkan ayat ayat Al Qur?an dan bernyanyi, namun pencitraannya sebagai sosok yang senang berbagi kesenangan kepada sesamanya yang kurang mampu. Inilah sebuah perjalanan duniawinya yang lekat dengan peristiwa spiritual hidupnya. Ia menyadari betapa susahnya ketika ia harus terseok untuk menggapai impiannya, perlahan tetesan kegemilangan itu mulai menimbuni kehidupannya hingga saatnya ia mampu berbagi rasa kepada sesama.
Kicky Herlambang - 8 tahun yang lalu

Artikel Terkait

Add New Comment

Artikel Terbaru

Pantang Menyerah, Kerja Cerdas Modal Utama Buku Life University Karya Jerry Hermawan Lo
Pengusaha properti besar, Jerry Hermawan Lo merilis sebuah buku…
Nikmati Sajian Natal Berbeda Bersama Gading Festival Sedayu City
Menjelang libur akhir tahun Natal dan Tahun Baru pengelola…
Anggun Ukir Sejarah di Perancis!
Penyanyi kelahiran Indonesia yang malang melintang di industri musik…
Rayakan Hari Jadi ke-20, ARASHI Gelar Tur dan Jumpa Penggemar
Merayakan 20 tahun debutnya yang jatuh pada 3 November…

Campaign

Nice Shot

Cinta Komunitas SecondLine Squad Untuk Persija Jakarta Cinta Komunitas SecondLine Squad Untuk Persija Jakarta

Rilekstube!


Partner :