Dengan berolahraga banyak yang berharap akan memperoleh tubuh yang tegap dan sehat, sayangnya bila tidak berhati-hati bukan menjadi tegap malah dapat mengalami gangguan postur yang dikenal sebagai skoliosis.

Skoliosis sendiri adalah gangguan pada tulang belakang yang berbentuk huruf "S" atau dapat juga seperti "C" yang pada akhirnya akan mengubah postur tubuh dan juga efisiensi gerak tubuh dan berakhir dengan munculnya keluhan pada otot leher, punggung dan pinggang. Selain berupa kelainan bawaan ternyata skoliosis juga dapat terjadi pada seseorang yang sebelumnya tidak pernah mengalami kelainan tulang belakang namun setelah melakukan latihan olahraga yang berat dalam waktu yang panjang baru disadari kalau bahunya menjadi miring seperti penderita skoliosis.
Hal ini dimungkinkan terjadi akibat latihan yang berlebihan hanya pada salah satu sisi tubuh saja. Otot yang lebih terlatih tersebut akan menimbulkan ketidakseimbangan perkembangan otot dan menarik tulang belakang yang sebelumnya normal menjadi melengkung sehingga tampak membesar pada area punggung dan dada disalah satu sisinya saja. Contoh olahraga yang mendominasi salah satu sisi tubuh adalah tennis lapangan, bulutangkis, squas, baseball dan semua jenis olahraga yang lebih banyak melatih pada salah satu sisi saja.
Dengan demikian dapat disimpulkan kelainan postur tubuh skoliosis dapat terjadi pada siapa saja baik yang sebelumnya sudah memiliki "bakat bawaan" ataupun yang sebelumnya normal namun senantiasa melakukan latihan berat layaknya atlet tentunya dapat dipahami sebagai bagian dari resiko pekerjaan. Tindakan ekstra hati-hati lebih ditujukan bagi yang sebelumnya sudah memiliki kelainan namun ingin selalu berolahraga berat untuk selalu memeriksa simetri tubuhnya agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan yang serius dikemudian hari.(MT)
Dr.
Michael Triangto, SpKO dikenal sebagai spesialis Kedokteran Olahraga
yang juga menjabat sebagai Kepala Departemen Kedokteran Olahraga
Pengurus Besar PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) dan Staf
Ahli Medis untuk Persatuan Golf Indonesia. Selain aktif sebagai
pembicara di berbagai seminar ilmiah dan popular, sehari-hari, dr.
Michael berpraktek di RS Mitra Kemayoran serta Klinik Slim&Health
Mal Taman Anggrek Jakarta. Bukunya yang berjudul Sport Therapy telah
diterbitkan ulang oleh Penerbit Intisari.
rileksmedia -
11 bulan yang lalu