rileksmedia.com
Sign Up/Login with :
Tips Dr Michael

Permainan Jadul = Olahraga Otak



Di abad modern seperti saat ini banyak yang percaya kalau permainan yang baik adalah permainan yang menggunakan komputer dan permainan kuno seperti lompat karet, tak lari, congklak ataupun bermain kelereng dianggap sudah ketinggalan zaman. Oleh sebab itu jenis-jenis permainan ini banyak yang sudah ditinggalkan dan saat ini hanya menjadi kenangan bagi kaum tua. Pada kenyataannya ternyata pada permainan-permainan kuno dan sederhana tersebut mengandung banyak olah fisik yang tentunya baik bagi kesehatan dan bahkan ada yang mampu untuk melatih otak yang biasa dikenal sebagai olahraga otak atau yang dikenal juga sebagai brain gym.

Brain gym sendiri banyak digunakan untuk melatih kedua belahan otak kita yaitu otak kanan dan otak kiri. Fungsi kedua otak tersebut berbeda yaitu otak kanan lebih banyak digunakan untuk menghitung dan segala sesuatu yang berhubungan dengan logika sedangkan otak kiri lebih untuk kemampuan berbahasa dan membuat perencanaan namun pada kenyataannya mereka saling melengkapi satu dengan yang lain. Adapun salah satu prinsip dari brain gym tadi adalah melakukan gerakan pada anggota tubuh dengan melewati garis tengah tubuh dan selama melakukan gerakan menyeberang dari sisi kanan ke sisi kiri dan sebaliknya dilakukan berulang-ulang. Seperti yang kita ketahui bahwa tubuh manusia lebih banyak di dominasi oleh salah satu sisi tubuh dan akibatnya sisi tubuh yang dominan  menjadi lebih terampil dibandingkan dengan sisi satunya, oleh sebab itu latihan brain gym tersebut sangat perlu untuk dilakukan untuk membantu mensinkronisasi antara kedua sisi dari otak dan juga memaksimalkan kemampuan otak yang ada.

Berdasarkan prinsip brain gym diatas maka permainan kuno yang memilin lengan dan jari-jari tangan akan membuat jari tangan kanan berada di sisi kiri dan juga sebaliknya bahkan permainan ini akan bertambah nilai kesulitannya dengan hanya memperbolehkan lawan bermain untuk menunjuk jari yang dimaksud untuk digerakkan tanpa boleh menyentuhnya. Goal dari permainan ini adalah meningkatkan keterampilan fisik dan koordinasi otak untuk menjalankan perintah yang diminta yang akan membuat otak terlatih baik pada sisi kanan dan kirinya.

Dengan melakukan permainan ini tanpa sadar otak menjadi terlatih disertai dengan keterampilan otot-otot kecil di sekitar jari-jari tangan tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk membeli perangkat permainan komputer. Nah siapa bilang permainan kuno sudah ketinggalan zaman?(MT/foto ilustrasi : google)

Dr. Michael Triangto, SpKO dikenal sebagai spesialis Kedokteran Olahraga yang juga menjabat sebagai Kepala Departemen Kedokteran Olahraga Pengurus Besar PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) dan Staf Ahli Medis untuk Persatuan Golf Indonesia. Selain aktif sebagai pembicara di berbagai seminar ilmiah dan popular, sehari-hari, dr. Michael berpraktek di RS Mitra Kemayoran serta Klinik Slim&Health Mal Taman Anggrek Jakarta. Bukunya yang berjudul Sport Therapy telah diterbitkan ulang oleh Penerbit Intisari.

rileksmedia - 1 tahun yang lalu

Artikel Terkait

Add New Comment

Artikel Terbaru

PUBLICO, Tempat Hangout Asik di Senopati
Bosan dengan sajian yang itu-itu dan saja dan mononton?…
Garuda Indonesia dan GE Berkolaborasi Tingkatkan Hidup Sehat dan Kegiatan Donor Darah
Garuda Indonesia dan General Electric (NYSE: GE) hari ini menyelenggarakan…
Smart Beam, Projector Terkecil di Dunia Hadir di Indonesia!
Astrindo Starvision baru saja mengumumkan kerja sama dengan SK Telecom…
Dari Liga Inggris, Pelanggan Orange TV Melonjak Drastis!
Perhelatan akbar Liga Inggris Musim depan telah resmi di…

Campaign

Nice Shot

Legends Football League (LFL) Tayang Perdana di KIX, dibintangi oleh tiga dara cantik : Liz Gorman,Angela Rypien, & Natalie Jahnkie (photo : rileksmedia) Legends Football League (LFL) Tayang Perdana di KIX, dibintangi oleh tiga dara cantik : Liz Gorman,Angela Rypien, & Natalie Jahnkie (photo : rileksmedia)

Rilekstube!


Partner :