rileksmedia.com
Sign Up/Login with :
Tips Dr Michael

Kecelakaan di Olahraga Bulutangkis!



Permainan bulutangkis diakui dunia sebagai olahraga yang menggunakan bola tercepat adalah cabang olahraga yang sangat digemari di Indonesia, terutama saat Indonesia selagi masih mendominasi dunia dengan meraih medali dan piala di berbagai kejuaraan dunia termasuk Olimpiade.

Meski banyak diberitakan tapi jarang sekali kita mendengar terjadinya kasus kecelakaan yang terjadi di olahraga bulutangkis dibandingkan dengan olahraga balap sepeda, motor ataupun mobil, namun pada kenyataannya hal itu memang ada dan pernah terjadi bahkan berakibat fatal.

Kejadian paling fatal adalah saat salah satu atlet andalan kita mengalami kecelakaan dimana timah pemberat shuttlecock yang digunakan saat berlatih tanpa disengaja terlepas dan melesat bak peluru  menghantam bola mata sang atlet dan mengakibatkan kebutaan yang permanen.

Sejak itu para atlet dan pelatih mulai lebih berhati-hati dalam berlatih terutama saat berada di depan net mereka banyak menggunakan kacamata pelindung dari plastik yang dapat melindungi mata mereka dari kecelakaan yang tak diinginkan atau bahkan ada yang menggunakan helmet agar dapat melindungi mata dan kepala dari benturan dengan shuttlecock yang di smash oleh atlet lawan berlatihnya.

Permasalahannya adalah ketidak nyamanan saat berlatih dengan menggunakan alat pengaman tersebut akan mengurangi kemampuan atlet untuk mengantisipasi datangnya bola yang sangat cepat sehingga banyak juga yang menolak untuk menggunakan pengaman.

Kasus lainnya adalah terjadinya trauma akibat benturan keras dari shuttlecock langsung dengan bola mata yang mengakibatkan terjadi perdarahan di dalam bola mata yang bila tak tertangani dengan baik juga akan membuat gangguan penglihatan terutama saat melihat sinar karena akan memendarkan cahaya sehingga penglihatan menjadi tidak jelas dan akan mengganggu penglihatan secara permanen.

Bilamana terjadi kecelakaan dan cedera  pada mata saat bermain bulutungkis maka lakukan beberapa hal di bawah ini:

1. Tanyakan pada penderita bagaimana penglihatannya dan apa yang dirasakan
2. Periksa keadaan bola mata apakah terlihat adanya luka. Bila  tidak ada luka yang terjadi namun yang bersangkutan menyatakan adanya gangguan penglihatan ataupun bila terdapat luka sekecil apapun maka secepatnya tutup dengan kain bersih atau kasa dan bawa secepatnya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan yang memadai
3. Jangan menunda penanganan cedera mata karena akan berakibat pada gangguan penglihatan bahkan kebutaan yang permanen.(MT/image: MT)

Dr. Michael Triangto, SpKO dikenal sebagai spesialis Kedokteran Olahraga yang juga menjabat sebagai Kepala Departemen Kedokteran Olahraga Pengurus Besar PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) dan Staf Ahli Medis untuk Persatuan Golf Indonesia. Selain aktif sebagai pembicara di berbagai seminar ilmiah dan popular, sehari-hari, dr. Michael berpraktek di RS Mitra Kemayoran serta Klinik Slim&Health Mal Taman Anggrek Jakarta. Bukunya yang berjudul Sport Therapy telah diterbitkan ulang oleh Penerbit Intisari.



rileksmedia - 1 tahun yang lalu

Artikel Terkait

Add New Comment

Artikel Terbaru

PUBLICO, Tempat Hangout Asik di Senopati
Bosan dengan sajian yang itu-itu dan saja dan mononton?…
Garuda Indonesia dan GE Berkolaborasi Tingkatkan Hidup Sehat dan Kegiatan Donor Darah
Garuda Indonesia dan General Electric (NYSE: GE) hari ini menyelenggarakan…
Smart Beam, Projector Terkecil di Dunia Hadir di Indonesia!
Astrindo Starvision baru saja mengumumkan kerja sama dengan SK Telecom…
Dari Liga Inggris, Pelanggan Orange TV Melonjak Drastis!
Perhelatan akbar Liga Inggris Musim depan telah resmi di…

Campaign

Nice Shot

Legends Football League (LFL) Tayang Perdana di KIX, dibintangi oleh tiga dara cantik : Liz Gorman,Angela Rypien, & Natalie Jahnkie (photo : rileksmedia) Legends Football League (LFL) Tayang Perdana di KIX, dibintangi oleh tiga dara cantik : Liz Gorman,Angela Rypien, & Natalie Jahnkie (photo : rileksmedia)

Rilekstube!


Partner :