rileksmedia.com
Sign Up/Login with :
Tips Dr Michael

Percaya Diri dan Olahraga!



Terjadinya kematian saat berolahraga dan mendaki gunung saat ini banyak menarik perhatian karena menimpa atlet yang sebenarnya sudah berpengalaman dibidangnya namun ternyata mereka tak mampu menghindarkan diri dari  kejadian fatal tersebut. Atlet yang berpengalaman tentunya memiliki rasa percaya diri atas kemampuan mereka baik fisik, tehnik maupun psikologi.

Memang benar penggerak motivasi untuk berolahraga adalah rasa percaya diri misalnya rasa percaya diri untuk sanggup berlari sejauh 5 kilometer, rasa percaya diri untuk memenangkan suatu pertandingan dan juga saat berhadapan dengan sesuatu yang tidak pasti misalnya kemampuan untuk menaklukkan pendakian gunung yang tinggi. Dalam hal ini kepercayaan diri itulah yang membuat kitamampu melakukan yang terbaik.

Sayangnya rasa percaya diri yang berlebihan malah dapat menjadi petaka, misalnya bila  mengejar target yang terlalu tinggi terlebih lagi dengan kesiapan yang seadanya. Selain itu meski sudah berpengalaman melakukan pendakian dan pertandingan namun kondisi fisik  saat itu belum tentu dalam keadaan prima oleh sebab itu tubuh belum tentu siapuntuk melakukan tugas berikutnya. Keyakinan yang berlebihan itu akan memacu tubuh untuk melampaui batas-batas kemampuan yang ada yang tentunya dapat menyebabkan kejadian fatal yang tak perlu terjadi. 

Untuk itu kesiapan diri haruslah menjadi yang paling utama ditambah lagi dengan secara teratur melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan sebelum melakukan olahraga ataupun pendakian dan tidak cukup hanya berdasarkan pengalaman ataupun hasil pemeriksaan kesehatan beberapa bulan yang lalu.Kesiapan yang perlu menjadi prioritas dalam mencegah kejadian fatal dalam berolahraga adalah:

1. Hindari melakukan pertandingan ataupun pendakian tanpa persiapan
2. Lakukan latihan yang sesuai dengan apa yang akan dilakukan
3. Berikan perhatian khusus bagi yang memiliki gangguan kesehatan
4. Periksakan kondisi kesehatan dan kebugaran sebelum hari “H”
5. Batalkan mengikuti pertandingan bila tubuh mengalami gangguan kesehatan, meski gangguan tersebut ringan karena akan berdampak pada penurunan kemampuan tubuh
6. Gunakan alat bantu yang memadai bilamana memang dibutuhkan.
7. Percaya diri saja tidak cukup karena harus disertai dengan perhitungan yang matang. (MT/foto ilustrasi: earthbreaktheblog/google)
rileksmedia - 2 tahun yang lalu

Artikel Terkait

Add New Comment

# Andini
May 02, 2012 @11:23 am
very good articles, dok :)

Artikel Terbaru

Datsun Rising Hope, Program CSR Datsun untuk Anak Indonesia
Dalam rangka mencerdaskan anak bangsa lewat buku-buku yang berkualitas…
Februari, Top Gear Korea Musim 6 Segera Dimulai!
Februari ini, KIX kembali menayangkan program acara televisi otomotif No.…
Cinta Indonesia, Petropack Agro Industries Bangun Pabrik di Semarang
Sebagai bagian untuk meningkatkan kuantitas produksi serta guna semakin mempertegas…
Dari Torabika Untuk Film Filosofi Kopi the Movie Indonesia
Sebagai persembahan sepenuh hati untuk pecinta kopi Tanah Air, produsen…

Campaign

Nice Shot

Bocoran Kawasaki Er6n 2015 Ini dia perbedaan Asli dan Palsu Jam Tangan Richard Mille Yang Dipakai Jendral Moeldoko

Rilekstube!


Partner :