rileksmedia.com
Sign Up/Login with :
Arsitektur

Bathing Beauties di Kali Molenvliet!



Sampai awal 1960-an, jalan yang kini bernama Hayam Wuruk dan Gajah Mada di kawasan Jakarta Kota lebih dikenal dengan nama Molenvliet. Kata ini dalam bahasa Belanda yaitu Molen (kincir) dan vliet (aliran), kira-kira artinya aliran dari kincir angin, meniru sistem pengairan di Belanda. Di tengah kedua jalan yang selalu hiruk-pikuk ini terdapat kanal dari aliran Kali Ciliwung, yang dulunya juga lebih dikenal sebagai Kali Molenvliet.
 
Kanal ini membujur dari selatan ke utara hingga Pasar Ikan diapit oleh jalan Hayam Wuruk dan Gajah Mada, mulai dari Harmoni hingga Kalibesar. Sejak zaman Belanda sampai awal 1950-an, sungai ini masih jernih sehingga menjadi tempat cuci pakaian, mandi dan buang air besar. Bahkan, di antara yang mandi ada yang tak memakai sehelai benang pun lho, sehingga akhirnya jadi tontonan bathing beauties! Wah, engga malu apa ya?
 
Nah, Kali Molenvliet merupakan sebuah proyek kanal dengan 'membelokkan' Kali Ciliwung yang dialirkan ke sana. Arsitek dari proyek besar pada tahun 1648  itu, adalah Phoa Beng Gam, seorang kapitan Cina yang juga dikenal sebagai ahli pengairan. Phoa Beng Gam membuat aliran Kali Ciliwung menjadi lurus dan tertata rapi, hingga menjadikannya salah satu tempat favorit bagi penduduk Batavia saat itu untuk kongkow-kongkow.
 
Di sisi Kali Molenvliet ini juga terdapat bilik mandi yang merupakan bagian dari kediaman Gubernur Jendral VOC Reinier de Klerk di Weltevreden, yang sekarang menjadi gedung Arsip Nasional. Untuk turun ke bilik mandi, ada sebuah bilik kecil dari tembok yang merupakan kamar pakaian, tempat orang menanggalkan pakaian sebelum turun melewati tangga batu ke sebuah bak besar yang terletak antara kamar pakaian dan jalan raya. Bak tak beratap itu terlihat dari jalan.
 
Selain itu, sampai tahun 1950-an di Molenvliet sering digelar berbagai atraksi juga, lho! Seperti pesta perahu (peh cun) saat perayaan hari besar Tionghoa di malam hari, diiringi tanjidor dan tarian cokek dimana para siacia dan kongcu saling ngibing, atau berjoget bareng bergembira.(misteryofbatavia/rileksmedia)
rileksmedia - 7 tahun yang lalu

Artikel Terkait

Add New Comment

Artikel Terbaru

Mandiri Utama Finance Luncurkan MUF Syariah
Melihat potensi pasar yang besar, PT Mandiri Utama Finance…
Menyegarkan, KIN Fresh Milk Hadir Lewat Sapi A2
Berdasarkan data Kementerian Pertanian tahun 2016, konsumsi susu di…
Bank Bukopin Luncurkan Kartu Debit Mastercard
Bank Bukopin dan Mastercard menyepakati kerja sama dalam penyediaan…
Butik Pertama Jawhara Syari Hadir di FX Sudirman
Pecinta busana muslimah kembali dimanjakan dengan kehadiran sebuah butik…

Campaign

Nice Shot

Cinta Komunitas SecondLine Squad Untuk Persija Jakarta Cinta Komunitas SecondLine Squad Untuk Persija Jakarta

Rilekstube!


Partner :